Apresiasi Hudson dan Masyarakat Jogja tentang Mobile IP Clinic Kemenkum DIY di Malioboro

Diterbitkan pada: 27 April 2026 | Dilihat: 26 kali

 

YOGYAKARTA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY menyelenggarakan Mobile Intellectual Property Clinic dalam rangka peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia. Upaya untuk mendekatkan layanan publik ini pun diapresiasi oleh masyarakat yang hadir.

Mobile IP Clinic dalam peringatan Hari KI Sedunia dilaksanakan di Teras Malioboro 1, Minggu (26/4/2026). Kanwil Kemenkum DIY menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran kekayaan intelektual secara langsung di lokasi.

Kepala Kanwil Kemenkum DIY Agung Rektono Seto menegaskan pihaknya terus berkomitmen untuk menyosialisasikan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual. Malioboro dipilih sebagai lokasi Mobile IP Clinic kali ini karena dinilai strategis dan berpotensi menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan.

"Hari ini pun kami membuka pelayanan, siapapun boleh (mendaftar). Ini dari awal harus kita galakkan, kita sosialisasikan kepada masyarakat, agar mereka tahu bahwa pemerintah itu hadir dalam pelindungan kekayaan intelektual," ungkap Agung.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh seniman sekaligus pegiat UMKM di DIY, Hudson, yang mengapresiasi hadirnya layanan kekayaan intelektual di Malioboro dan bertepatan dengan hari libur. Hudson berpesan kepada warga Yogyakarta tentang pentingnya pelindungan kekayaan intelektual bagi pegiat UMKM.

"Harus (melindungi KI), karena Jogja ini kan Kota Wisata, dan banyak sekali pegiat UMKM dan produk-produk, apalagi untuk makanan itu kan banyak sekali, jadi memang semuanya harus didaftarkan untuk produknya, tidak ada nanti saling klaim siapa dulu yang punya produknya," kata Hudson.

Sementara itu, pengunjung Malioboro asal Wonosobo, Umar Kusumah, tergerak untuk melakukan konsultasi pendaftaran kekayaan intelektual di Mobile IP Clinic Kanwil Kemenkum DIY. Ia mengaku senang karena melalui layanan tersebut, keingintahuannya tentang pendaftaran kekayaan intelektual bagi usahanya dapat terjawab dengan baik.

"(Layanan Mobile IP Clinic di Malioboro) ini menjawab pertanyaan dan keresahan saya selama ini. Saya kepengin daftar paten itu gimana. Begitu jalan, langsung saya datengin. Kebetulan ketemu ini. Ini kan momentum aja, saya kebetulan lagi di Jogja," ujar Umar.

Sama seperti Umar, pengunjung lain yang datang dari wilayah Kotagede, Yogyakarta, Lia, juga memanfaatkan layanan Mobile IP Clinic saat tengah berjalan-jalan di sekitar Malioboro. Lia merasa terbantu dengan hadirnya layanan kekayaan intelektual di salah satu ikon Yogyakarta dan bertepatan dengan hari liburnya.

"Saya lagi jalan-jalan, terus saya lihat ada stand HAKI. Saya merasa terbantu. Tadi sudah dijelaskan tentang caranya, terus kelihatannya mudah. Jadi insyaallah langsung saya proses HAKI-nya," tutur Lia.

Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia tahun ini bertema "From Passion to Protection: IP in Sports". Kanwil Kemenkum DIY terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya pelindungan kekayaan intelektual di DIY.
 

Beranda